Pemberdayaan Perempuan Pengrajin Batik menuju Industri Kreatif untuk Meningkatkan Perekonomian Keluarga dan Mendukung Pembangunan Pariwisat Daerah di Kabupaten Pacitan

, Margana and Handayani, Sarah Rum and Sugiarti, Rara and Ilham, Muyhajir (2010) Pemberdayaan Perempuan Pengrajin Batik menuju Industri Kreatif untuk Meningkatkan Perekonomian Keluarga dan Mendukung Pembangunan Pariwisat Daerah di Kabupaten Pacitan. IbM.

[img]
Preview
PDF (industri kreatif, pariwisata daerah, pemberdayaan perempuan, perempuan pengrajin batik.) - Published Version
Download (76Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian kualitatif ini secara umum bertujuan untuk merumuskan rekomendasi kebijakan dalam memberdayakan perempuan pengrajin batik di Kabupaten Pacitan dengan memanfaatkan sumber daya lokal. Data dikumpulkan melalui beberapa teknik termasuk pengamatan lapangan, wawancara, studi dokumen (metode simak), dan diskusi kelompok terarah. Untuk menjamin validitas data digunakan triangulasi sumber. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis interaktif (Miles and Huberman, 1984). Hasil penelitian menunjukkan bahawa Pacitan memiliki potensi untuk memberdayakan perempuan berbasis sumber daya lokal. Namun demikian, terdapat beberapa hambatan seperti terbatasnya pengetahuan dan keterampilan pengrajin, khususnya berkaitan dengan industri kreatif, terbatasnya peralatan, terbatasnya akses terhadap informasi dan pasar, serta terbatasnya modal usaha. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk memperbaiki kondisi tersebut melalui perumusan kebijakan pembangunan daerah yang berpihak pada perempuan dan laki-laki secara seimbang. Hasil penelitian lainnya menunjukkan bahwa di Kabupaten Pacitan batik belum disinergikan dengan pengembangan pariwisata daerah. Demikian pula, kebijakan pemerintah setempat belum memberikan perhatian secara khusus kepada perempuan pengrajin batik. Oleh karena itu direkomendasikan agar Pemerintah Kabupaten Pacitan menggalakkan pembangunan pemberdayaan perempuan di semua bidang pembangunan berbasis sumber daya lokal dan mengalokasikan anggaran yang cukup untuk pembangunan pemberdayaan perempuan. Penelitian ini juga menghasilkan sebuah model yang disebut Competence Intensification Model(CIM).

    Item Type: Article
    Subjects: H Social Sciences > HG Finance
    Divisions: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat - LPPM
    Depositing User: Lia Primadani
    Date Deposited: 15 Apr 2014 01:57
    Last Modified: 15 Apr 2014 01:57
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/11035

    Actions (login required)

    View Item