EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN MISSOURI MATHEMATICS PROJECT (MMP) DENGAN BANTUAN KARTU MASALAH DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA PADA MATERI BANGUN DATAR SEGITIGA KELAS VII SMP NEGERI 10 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2012/2013

DEWI, DIDA NOVIANA (2013) EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN MISSOURI MATHEMATICS PROJECT (MMP) DENGAN BANTUAN KARTU MASALAH DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA PADA MATERI BANGUN DATAR SEGITIGA KELAS VII SMP NEGERI 10 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2012/2013. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF (missouri mathematics project, kartu masalah, kemampuan awal, prestasi belajar.) - Published Version
Download (838Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Manakah prestasi belajar matematika yang lebih baik antara siswa yang diberikan pembelajaran dengan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) dengan Bantuan Kartu Masalah atau model pembelajaran Langsung pada materi Bangun Datar Segitiga, (2) Manakah prestasi belajar matematika yang lebih baik antara siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi, sedang, atau rendah pada materi Bangun Datar Segitiga, (3) Manakah prestasi belajar matematika yang lebih baik pada penerapan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) dengan Bantuan Kartu Masalah, apakah siswa dengan kemampuan awal tinggi, sedang atau rendah, (4) Manakah prestasi belajar matematika yang lebih baik pada penerapan model pembelajaran langsung, apakah siswa dengan kemampuan awal tinggi, sedang atau rendah, (5) Manakah prestasi belajar matematika yang lebih baik pada siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi, apakah siswa yang diberikan pembelajaran dengan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) dengan Bantuan Kartu Masalah atau model pembelajaran Langsung, (6) Manakah prestasi belajar matematika yang lebih baik pada siswa yang memiliki kemampuan awal sedang, apakah siswa yang diberikan pembelajaran dengan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) dengan Bantuan Kartu Masalah atau model pembelajaran Langsung, (7) Manakah prestasi belajar matematika yang lebih baik pada siswa yang memiliki kemampuan awal rendah, apakah siswa yang deiberikan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) dengan Bantuan Kartu Masalah atau model pembelajaran Langsung. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimental semu. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 10 Surakarta yang terdiri dari 7 kelas dengan banyaknya siswa 240. Sampel yang digunakan adalah 71 siswa, yang diambil dari 2 kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling. Uji coba instrumen dilaksanakan di SMP Negeri 14 Surakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi untuk memperoleh data kemampuan awal siswa dan digunakan untuk menguji keseimbangan rataan kondisi awal kelas eksperimen dan kelas kontrol pada materi bangun datar segiempat dan metode tes untuk mengumpulkan data mengenai prestasi belajar matematika siswa pada materi bangun datar segitiga. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Sebagai persyaratan uji analisis variansi yaitu populasi berdistribusi normal menggunakan uji Lilliefors dan populasi mempunyai variansi yang sama (homogen) menggunakan metode Bartlett. perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id commit to user vii Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) dengan Bantuan Kartu Masalah menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada model pembelajaran Langsung pada materi bangun datar segitiga, (2) Siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi menghasilkan prestasi belajar matematika yang sama baiknya dengan siswa yang memiliki kemampuan awal sedang. Dan siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi dan sedang menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada siswa yang memiliki kemampuan awal rendah pada materi bangun datar segitiga, (3) Pada penerapan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) dengan Bantuan Kartu Masalah, siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi menghasilkan prestasi belajar matematika yang sama baiknya dengan siswa yang memiliki kemampuan awal sedang. Dan siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi dan sedang menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada siswa yang memiliki kemampuan awal rendah pada materi bangun datar segitiga, (4) Pada penerapan model pembelajaran Langsung, siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi menghasilkan prestasi belajar matematika yang sama baiknya dengan siswa yang memiliki kemampuan awal sedang. Dan siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi dan sedang menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada siswa yang memiliki kemampuan awal rendah pada materi bangun datar segitiga, (5) Pada siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi, model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) dengan Bantuan Kartu Masalah menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada model pembelajaran langsung pada materi bangun datar segitiga, (6) Pada siswa yang memiliki kemampuan awal sedang, model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) dengan Bantuan Kartu Masalah menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada model pembelajaran langsung pada materi bangun datar segitiga, (7) Pada siswa yang memiliki kemampuan awal rendah, model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) dengan Bantuan Kartu Masalah menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada model pembelajaran langsung pada materi bangun datar segitiga.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika
    Depositing User: Vignasari Kokasih
    Date Deposited: 14 Apr 2014 23:28
    Last Modified: 14 Apr 2014 23:28
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/10982

    Actions (login required)

    View Item