Pemisahan Anomali Regional-Residual pada Metode Gravitasi Menggunakan Metode Moving Average, Polynomial dan Inversion

Purnomo, Jarot and Koesuma, Sorja and Yunianto, Mohtar (2013) Pemisahan Anomali Regional-Residual pada Metode Gravitasi Menggunakan Metode Moving Average, Polynomial dan Inversion. Indonesian Journal of Applied Physics, 3 (1). pp. 1-12. ISSN 2089-0133

Full text not available from this repository. (Request a copy)

Abstract

It has been done a research about separation of regional-residual anomaly in Gravity method. This research compares the result of three methods i.e. moving average method, polynomial method, and inversion method. The computer program is created using a computer programming Matlab 7. From three methods that have been made, the separation results are compared with results of separation by using Upward Continuation method. From the results of these comparisons will be available an excellent program of regional-residual anomali separation. The results show that in polynomial method of the order 4 obtained similar contour to the separation by Upward Continuation Software. So that the output of this separation will be treated again with Grav2DC software. The output of this software is the density of rock Grav2DC of the study area. Processing results obtained the minimum error of 1.85% for the separation by polynomial method, while for the method of Upward Continuation obtained minimum error of 2.22%. The results obtained show that the separation of regional-residual anomali by polynomial method is similar to separation by Upward Continuation method. Keywords: Gravity method, Separation Regional-Residual Anomaly, Moving Average, Polynomial, Inversion Telah dilakukan penelitian tentang pemisahan anomali regional-residual pada metode Gravitasi. Penelitian ini menggunakan tiga metode yaitu : metode moving averge, metode polinomial, dan metode inversi. Program komputer ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman komputer Matlab 7. Dari ketiga metode yang telah dibuat hasil pemisahannya akan dibandingkan dengan hasil pemisahan dengan metode Upward Continuation. Dari hasil pembandingan ini nantinya akan didapatkan sebuah program pemisahan anomali regional-residual yang sangat baik. Hasil pemisahan menunjukkan bahwa pada metode polinomial orde 4 didapatkan kontur yang hampir sama dengan hasil pemisahan dengan software Upward continuation. Sehingga hasil output dari pemisahan ini akan diolah lagi dengan software Grav2DC. Hasil output dari software Grav2DC ini adalah densitas batuan dari daerah penelitian. Dari hasil pengolahan didapatkan error minimum sebesar 1,85% untuk pemisahan dengan metode polinomial, sedangkan untuk metode Upward Continuation didapatkan error minimum sebesar 2,22%. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa hasil pemisahan anomali regional-residual dengan metode polinomial hampir sama dengan pemisahan anomali dengan software Upward Continuation. Kata kunci : Metode gravitasi, pemisahan anomali regional-residual, Moving Average, Polinomial, Inversi

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Keywords: Gravity method, Separation Regional-Residual Anomaly, Moving Average, Polynomial, Inversion Kata kunci : Metode gravitasi, pemisahan anomali regional-residual, Moving Average, Polinomial, Inversi Jurusan Fisika, Fakultas MIPA, Universitas Sebelas Maret, Surakarta
Subjects: Q Science > QC Physics
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Fisika
Depositing User: Fairly Okta'mal
Date Deposited: 09 Jul 2013 04:22
Last Modified: 09 Jul 2013 04:22
URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/1098

Actions (login required)

View Item