KAJIAN PENAMBAHAN VERMIKOMPOS DAN PUPUK ANORGANIK TERHADAP KUALITAS HASIL TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) DI LAHAN SAWAH PALUR SUKOHARJO

PURNOMO, BUSONO BANGKIT (2011) KAJIAN PENAMBAHAN VERMIKOMPOS DAN PUPUK ANORGANIK TERHADAP KUALITAS HASIL TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) DI LAHAN SAWAH PALUR SUKOHARJO. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img] PDF - Published Version
Download (650Kb)

    Abstract

    RINGKASAN Busono Bangkit Purnomo. NIM H0205005. Kajian Penambahan Vermikompos dan Pupuk Anorganik Terhadap Kualitas dan Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Di Lahan Sawah Palur Sukoharjo. Penggunaan pupuk anorganik yang berlebihan tanpa diimbangi penambahan bahan organik dapat menurunkan kualitas hasil tanaman padi. Upaya meningkatkan kualitas hasil tanaman padi adalah dengan pemupukan berimbang. Salah satunya dengan aplikasi vermikompos dan pupuk anorganik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kualitas hasil tanaman padi (Oryza sativa L.) dengan aplikasi vermikompos dan pupuk anorganik. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Maret-Desember 2009 di Desa Palur, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) faktor tunggal. Perlakuan yang digunakan meliputi: 1) Vermikompos + pupuk anorganik; 2) Pupuk anorganik; 3) Vermikompos; 4) Kontrol. Dosis pupuk anorganik yang digunakan adalah Urea 226 kg/ha + Phonska 360 kg/ha dan dosis vermikompos sebanyak 5 ton/ha. Vermikompos berupa kotoran sapi yang didekomposisi menggunakan cacing tanah jenis Lumbricus rubellus. Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Variabel yang diamati adalah berat Gabah Kering Panen (GKP), berat Gabah Kering Giling (GKG), berat 1000 biji, kandungan amilum dan protein beras. Data dianalisis dengan uji T taraf 1% dan 5% untuk membandingkan rerata antar perlakuan sedangkan untuk mengetahui hubungan dari masing-masing variabel pengamatan digunakan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan vermikompos + pupuk anorganik menghasilkan berat Gabah Kering Panen (GKP) sebesar 5,94 ton/ha, lebih tinggi daripada perlakuan lainnya, Gabah Kering giling (GKG) sebesar 4,90 ton/ha, lebih tinggi daripada perlakuan lainnya, berat 1000 biji sebesar 23,61 g, lebih tinggi daripada kontrol namun hampir sama dengan perlakuan lainnya. Kandungan amilum antar tiap perlakuan hampir sama dengan rata-rata semua perlakuan sebesar 69,66%. Kandungan protein tertinggi terdapat pada penambahan pupuk anorganik sebesar 7,18 g, lebih tinggi daripada penambahan vermikompos dan kontrol namun hampir sama dengan penambahan vermikompos + pupuk anorganik. Kata kunci : vermikompos, pupuk anorganik, dan kualitas hasil tanaman padi.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: Desi Arista
    Date Deposited: 30 Aug 2013 16:52
    Last Modified: 30 Aug 2013 16:52
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/10865

    Actions (login required)

    View Item