ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEMISKINAN NASIONAL DI INDONESIA TAHUN 2005-2009

, ERNAWATI (2011) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEMISKINAN NASIONAL DI INDONESIA TAHUN 2005-2009. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA .

[img] PDF - Published Version
Download (717Kb)

    Abstract

    commit to user ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEMISKINAN NASIONAL DI INDONESIA TAHUN 2005-2009 Penelitian ini mengambil judul ”Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kemiskinan Nasional Di Indonesis Tahun 2005-2009”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh PMA, PMDN, angka harapan hidup, angka melek huruf, konsumsi makanan dan pengeluaran pemerintah berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia tahun 2005-2009. Hasil Penelitian menunjukkan variabel PMA, angka melek huruf dan konsumsi makanan berpengaruh secara negatif terhadap kemiskinan pada signifikasi 5%. Sedangkan variabel pengeluaran pemerintah berpengaruh secara positif terhadap kemiskinan pada signifikasi 5%. Pada variabel PMDN dan angka harapan hidup tidak berpengaruh terhadap kemiskinan. Berdasarkan hasil uji F atau uji secara bersama-sama, semua koefisien regresi secara bersama-sama signifikan pada tingkat signifikansi 5%. Koefisien determinasi (R2 ) menunjukkan bahwa pemilihan variabel sudah tepat, karean R2 yang dihasilkannya 0,506 hampir mencapai angka 1. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, beberapa saran yang perlu disampaikan antara lain: (Pertama) Untuk Penanaman Modal Asing (PMA) hendaknya Pemerintah membuat undang-undang baru tentang Penanaman Modal Asing sehingga lebih banyak investor asing yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia.. (Kedua) Melihat begitu besarnya pengaruh angka melek huruf (AMH) dalam hal penurunan Tingkat Kemiskinan Nasional maka sudah sepantasnya Pemerintah melakukan usaha atau langkah-langkah guna peningkatan angka melek huruf penduduk usia 15-24 tahun. Jika sekarang pemerintah menggerakkan program wajib belajar 9 tahun maka sudah seharusnya pemerintah meningkatkan upaya sekolah gratis wajib belajar 12 tahun bagi anak-anak yang kurang mampu sehingga masalah buta huruf di Indonesia cepat terselesaikan..(Ketiga) sepantasnya Pemerintah melakukan usaha atau langkah-langkah guna peningkatan konsumsi makanan erhadap penduduk Indonesia seperti lebih meningkatkan pasokan kebutuhan pokok terutama makanan agar tidak terjadi lonjakan harga sembako di masyarakat yang dapat menyebabkan terjadinya inflasi. (Keempat) seharusnya pemerintah ebih selektif dalam pengeluaran dana untuk membantu masyarakat miskin sehingga bantuan tidak jatuh ditangan orang yang tidak tepat dan pengeluaran pemerintah dapat terealisasi secara merata. Kata Kunci : PMA, PMDN, angka harapan hidup, angka melek huruf, konsumsi makanan, pengeluaran pemerintah dan kemiskinan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Pembangunan
    Depositing User: Users 853 not found.
    Date Deposited: 28 Aug 2013 17:40
    Last Modified: 28 Aug 2013 17:40
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/10789

    Actions (login required)

    View Item