KOMERSIALISASI PENDIDIKAN DI ERA GLOBALISASI (Studi Kasus tentang Persepsi Masyarakat terhadap Kuasa Modal dalam Dunia Pendidikan di Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Surakarta tahun 2011)

HARTINI, DWI (2011) KOMERSIALISASI PENDIDIKAN DI ERA GLOBALISASI (Studi Kasus tentang Persepsi Masyarakat terhadap Kuasa Modal dalam Dunia Pendidikan di Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Surakarta tahun 2011). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1379Kb)

    Abstract

    Dwi Hartini. K8407021. KOMERSIALISASI PENDIDIKAN DI ERA GLOBALISASI (Studi Kasus Tentang Persepsi Masyarakat terhadap Kuasa Modal dalam Dunia Pendidikan di Kelurahan Jebres, Surakarta). Skripsi Surakarta: Fakultas Keguruan dan IImu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. 2011. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui komersialisasi pendidikan yang terjadi di era globalisasi, (2) Mengetahui dampak adanya komersialisasi pendidikan di era globalisasi masyarakat, (3) Mengetahui upaya yang dilakukan masyarakat dalam menghadapi komersialisasi pendidikan yang terjadi di era globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan studi kasus tunggal terpancang. Sumber data dari informan atau narasumber, peristiwa atau aktivitas, dokumen dan arsip serta studi pustaka. Teknik cuplikan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan observasi berperan pasif, wawancara dan dokumentasi. Validitas data menggunakan trianggulasi data (sumber) dan metode. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan 1) Komersialisasi pendidikan yang terjadi di era globalisasi yaitu (a) biaya pendidikan mahal, (b) banyaknya pungutan-pungutan lembaga pendidikan, (c) perdagangan di dunia pendidikan. 2) Dampak positif adanya komersialisasi pendidikan di era globalisasi bagi masyarakat yaitu (a) beban pemerintah membiayai pendidikan semakin berkurang, (b) lembaga pendidikan semakin kompetitif sehingga meningkatkan fasilitas dan mutu pendidikan, (c) menambah keuntungan dan pemasukan kas lembaga pendidikan, sedangkan dampak negatifnya yaitu (a) pendidikan semakin mahal (b) pendidikan sebagai ladang bisnis, (c) gejala stigmatisasi dan diskriminasi antara kaya dan miskin, (d) rantai kemiskinan yang sulit diputuskan melalui pendidikan, (e) tercipta privatisasi pendidikan, (f) sistem suap atau politik uang (money politics) semakin banyak, (g) memacu gaya hidup “besar pasak daripada tiang”, (h) perubahan misi pendidikan dari budaya akademik menjadi budaya ekonomi. 3) Upaya yang dilakukan masyarakat dalam menghadapi komersialisasi pendidikan di era globalisasi yaitu (a) pasrah dengan keadaan seperti pepatah Jawa ”setiap anak membawa rejeki sendiri-sendiri”, (b) memanfaatkan kemajuan teknologi untuk meminimalisir pengeluaran, (c) Pendidikan mahal serta keuangan keluarga yang minim memaksa masyarakat untuk meminjam dana dari bank atau orang lain bahkan menggadaikan atau menjual barang berharga, (d) Kerja keras untuk menambah pendapatan, (e) mengikuti program asuransi maupun tabungan pendidikan, (f) bagi pemerintah seharusnya memperbesar anggaran untuk membantu pendidikan.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Depositing User: Desi Arista
    Date Deposited: 27 Aug 2013 21:41
    Last Modified: 27 Aug 2013 21:41
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/10770

    Actions (login required)

    View Item