PEMBUATAN SERBUK ZAT WARNA ALAMI TEKSTIL DARI DAUN JATI DENGAN METODE SPRAY DRYER

A, A. PADMITASARI K and NOVITASARI, DEWI (2010) PEMBUATAN SERBUK ZAT WARNA ALAMI TEKSTIL DARI DAUN JATI DENGAN METODE SPRAY DRYER. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1165Kb)

    Abstract

    Pewarna tekstil dibagi menjadi dua, yaitu pewarna alami dan pewarna sintesis. Pewarna alami berasal dari hewan maupun tumbuhan sedangkan pewarna sintesis dapat dihasilkan dari bahan-bahan kimia. Daun jati merupakan salah satu jenis tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber zat warna alami untuk tekstil dengan cara mengekstrak daunnya. Pembuatan zat warna dari daun jati dilakukan dengan metode ekstraksi secara batch. Pada proses pencelupan kain dalam zat warna, diperoleh warna ungu kemerahan. Kadar padatan zat warna untuk ekstraksi secara batch sebesar 6,23 %, kadar padatan zat warna murni dari pengeringan dengan oven sebesar 100 %. Sedangkan kadar padatan serbuk zat warna dari pengeringan dengan spray dryer sebesar 97,59 %. Zat warna yang dihasilkan, ditentukan kualitas ketahanan lunturnya dengan menggunakan dua metode, yaitu metode pencucian menggunakan Laundrymeter dan metode gosokan menggunakan Crockmeter. Dari hasil uji tahan luntur zat warna yang dihasilkan, maka ditentukan kualitasnya dengan cara dibandingkan menggunakan standar Gray Scale dan standar Staining Scale. Dari hasil uji tahan luntur warna terhadap pencucian dengan Laundrymeter diperoleh nilai evaluasi tahan luntur warna Gray Scale “baik” dan Stainning Scale “baik” untuk zat warna yang diperoleh dari ekstraksi secara batch, sedangkan untuk zat warna yang diperoleh dari pengeringan menggunakan spray dryer diperoleh nilai evaluasi tahan luntur warna Gray Scale “cukup” dan Stainning Scale “cukup”, dan untuk zat warna yang diperoleh dari pengeringan menggunakan oven diperoleh nilai evaluasi tahan luntur warna Gray Scale “cukup” dan Stainning Scale “cukup”. Dari hasil uji tahan luntur warna terhadap gosokan dengan crockmeter diperoleh nilai evaluasi tahan luntur warna Gray Scale “cukup baik” dan Stainning Scale “cukup baik” untuk zat warna yang diperoleh dari ekstraksi secara batch. Nilai evaluasi tahan luntur warna Gray Scale dan Stainning Scale menunjukkan nilai yang “baik” untuk zat warna yang diperoleh dengan pengeringan menggunakan spray dryer, dan nilai evaluasi tahan luntur warna Gray Scale dan Stainning Scale menunjukkan nilai yang “baik” untuk zat warna yang diperoleh dengan cara pengovenan. Nilai evaluasi tahan luntur warna Gray Scale dan Staining Scale menunjukkan nilai yang cukup, sehingga memerlukan adanya penelitian terhadap proses penguncian warna ( fiksasi ) dengan penambahan zat –zat lain yang bisa lebih kuat mengunci zat warna.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > D3 - Teknik Kimia
    Depositing User: Vera Suryaningsih
    Date Deposited: 27 Aug 2013 16:57
    Last Modified: 27 Aug 2013 16:57
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/10761

    Actions (login required)

    View Item