PERAN ACCOUNT EXECUTIVE DALAM PENCARIAN KLIEN DI CV. FRONT LINE INDONESIA

Satrai, Pondra Adhi (2010) PERAN ACCOUNT EXECUTIVE DALAM PENCARIAN KLIEN DI CV. FRONT LINE INDONESIA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (528Kb)

    Abstract

    Pada dasarnya periklanan merupakan bagian dari industri ekonomi modern yang dulunya mungkin hanya bisa ditemukan di negara-negara perekonomiannya yang cukup maju, namun tidak untuk masa-masa sekarang ini di mana negara- negara yang berkembang seperti di wilayah Asia telah mampu menunjukan beberapa kemajuan di bidang periklanan yang dapat diketahui dari meningkatnya presentase produksi iklan pada negara-negara tersebut. Iklan merupakan sebuah proses berkomunikasi yang bertujuan untuk membujuk orang untuk mengambil tindakan yang menguntungkan bagi pihak pembuat iklan. Iklan ditujukan untuk mempengaruhi perasaan, pengetahuan, makna, kepercayaan, sikap, pendapat, pemikiran dan citra konsumen yang berkaitan dengan suatu produk atau merek, tujuan periklanan ini bermuara pada upaya untuk dapat mempengaruhi perilaku konsumen dalam membeli sebuah produk yang ditawarkan. Kebutuhan terhadap bidang periklanan sendiri berkembang seiring dengan adanya pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan ekonomi di kota-kota yang. Yang turut mempengaruhi perkembangan periklanan adalah tumbuhnya pola-pola produksi secara massal di berbagai pabrik, terbukanya jaringan komunikasi darat yang mengalirkan berbagai barang dari satu tempat ke tempat yang lain, serta terbitnya surat-surat kabar populer yang menjadi tempat menarik untuk memasang iklan. Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa periklanan mempunyai kemampuan yang cukup besar dalam mendorong dan memperluas pertumbuhan perekonomian dalam suatu negara, di mana periklanan dapat memperbanyak dan meningkatkan permintaan terhadap suatu produk yang diiklankan, hal itu dapat membantu mewujudkan kesejahteraan ekonomi secara menyeluruh dan bahkan tingkat penggunaan iklan sekarang ini dapat dijadikan tolak ukur tingkat perekonomian, pembangunan dan kesejahteraan dari suatu negara. Perkembangan di dunia periklanan juga mempengaruhi berkembangnya dunia media, baik media cetak ataupun media elektronik. Dengan semakin maraknya perkembangan media periklanan yang ada, membuat produsen beramai- ramai dan berlomba-lomba untuk meraih konsuman sebanyak mungkin karena dengan berkembangnya dunia media semakin banyak juga sarana yang dapat digunakan untuk beriklan baik melalui media cetak ataupun elektronik. Dengan melalui sarana beriklan tersebut tentu juga menggunakan media periklanan, yaitu media”above the line” dan media “below the line”. Pengertian media Above the line (Iklan Lini-atas) adalah iklan yang menggunakan media, baik itu media cetak (koran, majalah) maupun media elektronik (radio, televisi), media bioskop, media luar ruangan (misalnya poster, baliho, spanduk). Pemakaian media periklanan ini mengharuskan adanya komisi, dan biro iklan yang mengelolanya harus mendapatkan pengakuan dari lembaga asosiasi pemilik media. Sedangkan pengertian media Below the line (Iklan Lini-bawah) adalah Iklan-iklan yang tidak menggunakan pembayaran komisi, misalnya saja dalam pameran/eksibisi, lembaran iklan yang dikirimkan melalui pos ke rumah-rumah, literature penjualan, serta iklan peragaan di tempat-tempat penjualan. Meskipun mirip dengan kegiatan humas, tetapi semua ini merupakan iklan. Dalam metode ini para produsen mempromosikan produk dan merknya dengan cara mensponsori acara-acara atau event tertentu yang lebih sering disebut BRAND ACTIVITY. Perusahaan membutuhkan suatu event untuk digunakan sebagai media berinteraksi langsung dengan para komunitasnya, karena perusahaan/produsen menilai melalui sebuah event produk dapat dipasarkan secara lebih detail dan spesifik jika pemasarannya dilakukan kepada target sasaran produk yang ditawarkan atau calon konsumen karena para konsumen akan dapat menikmatinya secara langsung. Hal inilah yang membuat bisnis “Event Organizer” atau lebih sering disebut EO semakin tumbuh dan semakin berkembang di Indonesia, sehingga sekarng ini banyak biro iklan menggeluti bisnis ini. Event Organizer merupakan badan usaha yang menjadi perantara antara produsen dengan konsumen. Mungkin ini juga merupakan gambaran mekanisme kerja CV. Frontline Indonesia sebagai salah satu Event Organizer di kota Solo. Frontline memiliki seorang Account Executive (AE) yang mempunyal andil yang sangat besar dalam kelancaran dan keberhasilan suatu event/acara yang diselenggarakan. Mulai dari mencari informasi, mendapatkan klien serta mempertahankan klien maupun sponsor hingga dapat terlaksannya suatu event. Sehingga seorang Account Executive diwajibkan mempunyai wawasan yang luas dan mempunyai sikap profesionalisme yang dapat meyakinkan klien untuk diajak bekerja sama. Dengan demikian tujuan internal perusahaan dapat tercapai dan demikian juga dengan perusahaan klien yang ditangani

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > D3 - Komunikasi Terapan
    Depositing User: BP Mahardika
    Date Deposited: 24 Aug 2013 03:43
    Last Modified: 24 Aug 2013 03:43
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/10568

    Actions (login required)

    View Item