EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA POKOK BAHASAN PERSAMAAN DAN FUNGSI KUADRAT DITINJAU DARI AKTIVITASBELAJAR SISWA

Hendrijanto, (2008) EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA POKOK BAHASAN PERSAMAAN DAN FUNGSI KUADRAT DITINJAU DARI AKTIVITASBELAJAR SISWA. PhD thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF
Download (1839Kb)

    Abstract

    HENDRIJANTO, S 850906208, 2008. Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) Terhadap Prestasi Belajar Matematika Pada Pokok Bahasan Persamaan Dan Fungsi Kuadrat Ditinjau Dari Aktivitas Belajar Siswa. Tesis: Program Studi Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Masalah dalam penelitian ini adalah mencoba untuk mencari jawab (1) Apakah ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada proses belajar mengajar terhadap prestasi belajar matematika ? (2) Apakah ada pengaruh aktivitas belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika ? (3) Apakah ada interaksi antara penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan tingkat aktivitas belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika ? Berdasarkan pada kajian teori yang relevan, hipotesis yang diketengahkan pada penelitian ini adalah: (1) Model pembelajaran kooperatif (STAD) lebih baik daripada model pembelajaran konvensional, (2) Prestasi belajar siswa dengan aktivitas tinggi lebih baik daripada prestasi siswa dengan aktivitas rendah, (3) Terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif dengan aktivitas belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode eksperimental semu. Metode penarikan sampel menggunakan penarikan sampel berkelompok (cluster random sampling). Penelitian ini mengambil subjek 242 siswa kelas X SMA. Hasil analisis varians pada taraf signifikan 5% dari data yang terkumpul, menunjukkan : (1) Ada pengaruh pendekatan pembelajaran dengan pendekatan kooperatif STAD terhadap prestasi belajar persamaan kuadrat pada siswa kelas X Kota Madiun ( Fa = 71,38 > F(0,05;1;238) = 3,89 ), (2) Ada pengaruh aktivitas siswa pada matematika terhadap prestasi belajar persamaan kuadrat pada siswa kelas X Kota Madiun ( Fb = 89,233 > F(0,05;2;238) = 3,04 ), (3) Ada interaksi pendekatan pembelajaran dengan pendekatan kooperatif STAD dan aktivitas siswa pada matematika terhadap prestasi belajar persamaan kuadrat pada siswa kelas X Kota Madiun, ( Fab = 3,166 > F(0,05;2;238) = 3,04) . Dari hasil uji hipotesis di atas, dapat disimpulkan bahwa : (1) Ada pengaruh pendekatan konvensional dengan pendekatan Kooperatif STAD terhadap prestasi belajar persamaan kuadrat pada siswa kelas X Kota Madiun, artinya model pembelajaran kooperatif STAD lebih baik dibanding model pembelajaran konvensional. (2) Ada pengaruh aktivitas siswa pada matematika terhadap prestasi belajar persamaan kuadrat pada siswa kelas X Kota Madiun, siswa dengan aktivitas tinggi memiliki prestasi hasil belajar yang lebih baik dibanding siswa dengan aktivitas belajar sedang. (3) Ada interaksi metode pembelajaran dengan pendekatan kooperatif STAD dan aktivitas pada matematika terhadap prestasi belajar persamaan kuadrat pada siswa kelas X Kota Madiun. Dari hasil uji lanjutdengan metode Scheffe diperoleh Fhitung = 40,194 > F(0,05;2;238) = 6,00, Fhitung = 123,782 > F(0,05;2;238) = 6,00, Fhitung = 38,615 > F(0,05;2;238) = 6,00, yang berarti pula bahwa terdapat perbedaan rerata prestasi belajar persamaan kuadrat signifikan sebagai akibat pengaruh aktivitas belajar yang tinggi, sedang dan rendah. Dilihat dari rerata kelompok siswa dengan tingkat aktivitas belajar siswa tinggi, sedang dan rendah yang menggunakan metode STAD masing-masing adalah 83,38 ; 74,31 ; 65,26 , sedangkan yang menggunakan konvensional masing-masing adalah : 74,00 ; 66,56 ; 54,07 , maka terdapat kecenderungan siswa dengan tingkat aktivitas belajar siswa lebih tinggi mempunyai pengaruh yang lebih besar pula terhadap prestasi belajar persamaan kuadrat. Ini berarti bahwa dengan metode STAD, siswa dengan aktivitas belajar tinggi mempunyai hasil prestasi belajar yang lebih baik dibanding siswa dengan aktivitas belajar sedang.

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: Q Science > QA Mathematics
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Matematika - S2
    Depositing User: Afif Wandala
    Date Deposited: 24 Aug 2013 03:17
    Last Modified: 24 Aug 2013 03:17
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/10549

    Actions (login required)

    View Item