PERBEDAAN PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DENGAN GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI SIKAP ILMIAH MAHASISWA

Kostania, Gita (2011) PERBEDAAN PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DENGAN GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI SIKAP ILMIAH MAHASISWA. Masters thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img] PDF - Published Version
Download (1158Kb)

    Abstract

    Gita Kostania. S541002013. 2011. “Perbedaan Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dengan Group Investigation (GI) terhadap Hasil Belajar Ditinjau dari Sikap Ilmiah Mahasiswa”. Tesis. Program Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Latar Belakang: Model pembelajaran Jigsaw dan Group Investigation (GI) merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang dapat meningkatkan prestasi dan kemampuan soft skill mahasiswa. Dengan penerapan model ini, mahasiswa diharapkan terbiasa belajar secara mandiri (baik berkelompok maupun individu) dalam rangka memecahkan masalah belajar. Serta diharapkan dapat bekerja sama dan saling berbagi dengan teman peer-nya. Tujuan: Untuk menganalisis perbedaan pengaruh pembelajaran Asuhan Kebidanan Komunitas di Akbid Mamba’ul ‘Ulum Surakarta dengan metode Jigsaw dan Group Investigation (GI) terhadap hasil belajar ditinjau dari sikap ilmiah mahasiswa. Metode: Penelitian eksperimen kuasi, yaitu menguji coba metode pembelajaran terhadap hasil belajar dengan membandingkan hasil belajar pada kelompok perlakuan metode pembelajaran Jigsaw dengan hasil belajar pada kelompok perlakuan metode pembelajaran Group Investigation (GI). Sampel sebanyak 45 dan 46, analisis menggunakan Analisis Varian (Anova). Hasil: Angka kelulusan pembelajaran metode Jigsaw sebanyak (80%), dan Group Investigation (GI) sebanyak (87%). Rata-rata perolehan nilai pada pembelajaran Group Investigation (GI) sebesar 76,43, metode Jigsaw sebesar 72,20. Adapun hasil analisis pengaruh metode terhadap prestasi P-value = 0,042 pada taraf signifikansi 0,05. Hal ini berarti P-value ≤ 0,05, dengan demikian hipotesis nol ditolak. P-value untuk sikap ilmiah mahasiswa terhadap prestasi belajar sebesar 0,004 pada taraf signifikansi 0,05. Hal ini berarti P-value ≤ 0,05, dengan demikian hipotesis nol ditolak. Analisis interaksi antara metode pembelajaran (Jigsaw dan Group Investigation (GI)) dan sikap ilmiah mahasiswa terhadap prestasi belajar sebesar 0,491 pada taraf signifikansi 0,05. Hal ini berarti P-value ≥ 0,05, dengan demikian hipotesis nol diterima. Kesimpulan: Metode belajar kooperatif Jigsaw dan Group Investigation (GI) berpengaruh pada hasil belajar mahasiswa. Metode Group Investigation (GI) lebih berpengaruh pada peningkatan hasil belajar dibanding Jigsaw. Sikap ilmiah mahasiswa mempengaruhi hasil belajar mahasiswa. Metode belajar kooperatif dan sikap ilmiah tidak berinteraksi terhadap hasil belajar. Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif, Jigsaw, Group Investigation (GI), Sikap Ilmiah.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: Users 854 not found.
    Date Deposited: 23 Aug 2013 17:54
    Last Modified: 23 Aug 2013 17:54
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/10450

    Actions (login required)

    View Item