UPAYA INDUKSI PEMBUNGAAN KACANG TUNGGAK (Vigna unguiculata L. Walp) DI LUAR MUSIM DENGAN BERBAGAI KERAPATAN TUMPANGSARI JAGUNG (Zea mays)

Noviani, Ratna Wahyu (2011) UPAYA INDUKSI PEMBUNGAAN KACANG TUNGGAK (Vigna unguiculata L. Walp) DI LUAR MUSIM DENGAN BERBAGAI KERAPATAN TUMPANGSARI JAGUNG (Zea mays). Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img] PDF - Published Version
Download (1003Kb)

    Abstract

    Kacang tunggak merupakan tanaman yang mempunyai daya adaptasi luas, berumur genjah, toleran terhadap kekeringan dan tahan terhadap hama penting terutama kutu thrips. Selain menghasilkan biji yang mengandung sekitar 21-23% protein, menghasilkan biomassa dalam jumlah yang cukup banyak namun juga mampu bersimbiosis dengan bakteri penambat N. Selain digunakan untuk bahan pangan, kacang tunggak juga digunakan untuk pakan. Dengan pengelolaan yang baik, kacang tunggak mampu memberi hasil 2 ton/ha. Karena potensial untuk dikembangkan sebagai bahan pangan khususnya kedelai, diharapkan petani mampu meningkatkan hasil panen kacang tunggak dengan cara menanam di luar musim. Kacang tunggak mampu berbunga dengan baik pada bulan Mei sampai dengan Juni. Permasalahannya, kacang tunggak yang ditanam di luar musim tidak mampu untuk berbunga karena merupakan tanaman hari pendek yang hanya mampu berbunga bila panjang siang lebih pendek dibanding panjang malam. Untuk mengatasi hal tersebut dilakukan penanaman kacang tunggak secara tumpangsari dengan jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kerapatan tumpangsari jagung serta mendapatkan kerapatan yang sesuai dalam menginduksi pembungaan kacang tunggak di luar musim. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2010 sampai bulan Januari 2011 bertempat di Pusat Penelitian Lahan Kering Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar. Rancangan penelitian yang digunakan adalah menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan perlakuan jarak tanam jagung : 20 cm x 50 cm, 20 cm x 60 cm, 20 cm x 100 cm, 25 cm x 50 cm, 25 cm x 60 cm, 25 cm x 100 cm, 40 cm x 50 cm, 40 cm x 60 cm, 40 cm x 100 cm. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis ragam, dan jika terdapat beda nyata dilanjutkan dengan uji DMRT. Variabel penelitian meliputi, kacang tunggak : Jumlah bunga per tanaman, jumlah polong per tanaman, jumlah biji per polong, berat 1000 biji, hasil biji per tanaman, berat segar brangkasan, berat kering brangkasan, jagung : Hasil biji per tanaman, berat segar brangkasan serta berat kering brangkasan per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kerapatan tumpangsari jagung memberikan pengaruh dalam menginduksi pembungaan kacang tunggak. Kerapatan 25 cm x 60 cm memberikan hasil saat muncul bunga. Selain itu tumpangsari jagung pada kacang tunggak secara additive series tidak menurunkan hasil kacang tunggak namun memberikan tambahan hasil jagung sebanyak 0,37 kg/m2.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Agroteknologi
    Depositing User: Aji Kurniawan
    Date Deposited: 23 Aug 2013 14:30
    Last Modified: 23 Aug 2013 14:30
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/10428

    Actions (login required)

    View Item