MATERI SEJARAH DALAM PEMBELAJARAN IPS (Studi Kasus di SMK Negeri 3 Kudus )

Sutiyono, (2009) MATERI SEJARAH DALAM PEMBELAJARAN IPS (Studi Kasus di SMK Negeri 3 Kudus ). PhD thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (972Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Sutiyono, S860208025, 2009, Materi Sejarah Dalam Pembelajaran IPS, Studi Kasus di SMK Negeri 3 Kudus, Tesis : Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pemilihan materi sejarah dalam perencanaan pembelajaran IPS; (2) Penyajian materi sejarah dalam pelaksanaan pembelajaran IPS, dan (3) Relevansi pengembangan materi sejarah dalam pembelajaran IPS dengan SK/KD dalam kurikulum. Penelitian ini dilakukan pada Tahun Pelajaran 2008/2009 di SMK Negeri 3 Kudus. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif bentuk studi kasus tunggal terpancang. Sumber data dalam penelitian ini meliputi: (1) Informan 13atau narasumber (guru IPS, peserta didik, Kepala Sekolah, Ketua MGMP PKn SMK); (2) Arsip atau dokumen, dan (3) Tempat dan peristiwa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, analisis dokumen. Guna memperoleh validitas data, dilakukan dengan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yaitu interaksi antara pengumpulan data dengan 3 komponen analisis yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi secara siklus. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa secara umum materi sejarah dalam pembelajaran IPS masih kurang sesuai dengan KTSP. Kekurangan tersebut meliputi: (1) Pemilihan materi sejarah dalam pembelajaran IPS hanya mengcopy materi dari buku teks, tidak memperhatikan kekhasan daerah dan satuan pendidikan; (2) Penyajian materi sejarah dalam pelaksanaan pembelajaran cenderung pada hafalan, verbalisme, kurang menunjukkan makna, struktur program tidak seimbang antara alokasi waktu dengan jumlah Kompetensi Dasar (KD), materi pembelajaran sejarah disajikan dengan mono media, mono metode, mono evaluasi, dan teacher centered, dan (3) Terdapat relevansi pengembangan materi sejarah dalam pembelajaran IPS dengan SK/KD dalam kurikulum namun pengembangannya tidak mengacu pada kurikulum tetapi lebih memilih pada buku teks yang dianggap sudah menjabarkan kurikulum. Oleh karena itu materi sejarah dalam pembelajaran IPS di SMK Negeri 3 Kudus belum dapat dilaksanakan secara optimal. Hasil penelitian diharapkan menjadi bahan masukan dan pertimbangan : (1) Bagi Pemerintah untuk memfasilitasi kegiatan guru melalui MGMP untuk menyusun materi pembelajaran IPS Terpadu dan membentuk tim penyusun materi khas daerah melibatkan guru dan tim ahli, serta hendaknya menambah buku-buku penunjang materi pembelajaran sejarah; (2) Bagi Kepala Sekolah hendaknya menyediakan sarana dan media pembelajaran IPS, perlu peningkatan pengawasan melalui koreksi dan atau saran terhadap guru terhadap program pembelajaran; (3) Bagi guru dalam upaya peningkatan pembelajaran sejarah melalui: (a) peningkatan pemahaman terhadap KTSP, (b) penggunaan multi metode, multi media, multi evaluasi, dan student centris, (c) menjadikan pembelajaran IPS bermakna, dan (d) pengembangan materi sejarah dengan memasukkan materi khas daerah.

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Sejarah - S2
    Depositing User: neno sulistiyawan
    Date Deposited: 22 Aug 2013 21:51
    Last Modified: 22 Aug 2013 21:51
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/10389

    Actions (login required)

    View Item