ANALISIS DAYA SAING KOPI (Coffea sp) PT PERKEBUNAN NUSANTARA IX (PERSERO) KEBUN GETAS/ASSINAN KABUPATEN SEMARANG

Rahmatika, Venti Dini (2011) ANALISIS DAYA SAING KOPI (Coffea sp) PT PERKEBUNAN NUSANTARA IX (PERSERO) KEBUN GETAS/ASSINAN KABUPATEN SEMARANG. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img] PDF - Published Version
Download (1062Kb)

    Abstract

    Venti Dini Rahmatika, 2011. Analisis Daya Saing Kopi (Coffea sp) PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) Kabupaten Semarang. Skripsi di bawah bimbingan Dr. Ir. Mohd. Harisudin, MSi dan Erlyna Wida Riptanti, SP. MP. Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta. PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) Kebun Getas/Assinan merupakan salah satu penghasil kopi dan eksportir kopi yang berperan dalam perekonomian nasional. Setiap komoditi harus memiliki daya saing untuk dapat bersaing di pasar internasional dan diminati oleh konsumen. Kebijakan pemerintah juga mempengaruhi pengusahaan kopi PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) Kebun Getas/Assinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif yang dimiliki PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) Kebun Getas/Assinan dalam mengusahakan kopi dan dampak kebijakan pemerintah terhadap komoditi kopi bagi PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) Kebun Getas/Assinan. Metode dasar penelitian adalah deskriptif analisis dengan mengambil secara sengaja daerah penelitian PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) Kebun Getas/Assinan. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari kantor PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) dan Badan Pusat Statistik Propinsi Jawa Tengah. Sumber data diperoleh dengan melakukan observasi, wawancara dan pencatatan di instansi-instansi dan pihak-pihak terkait penelitian ini. PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) Kebun Getas/Assinan memiliki Private Cost Ratio (PCR) sebesar 0,73 yang menunjukkan bahwa perusahaan memeiliki keunggulan kompetitif dan Domestic Resources Cost Ratio (DRCR) sebesar 0,72 yang menunjukkan bahwa perusahaan memiliki keunggulan komparatif dalam mengusahakan kopi kering. Nilai PCR dan DRCR itu dapat ditingkatkan sehingga meningkatkan daya saing yang dimiliki perusahaan untuk dapat terus bersaing di pasar internasional di era perdagangan bebas. Dampak kebijakan pemerintah terhadap pengusahaan kopi PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) Kebun Getas/Assinan tercermin padan nilai Output Transfer (OT) sebesar 3.900.717,40; Input Transfer (IT) sebesar 260.213,20; Factor Transfer (FT) sebesar 3.019.544,34; Net Transfer (NT) sebesar 620.959,86; Nominal Protection Coefficient on Tradable Outputs (NPCO) sebesar 1,13; Nominal Protection Coefficient on Tradable Inputs (NPCI) sebesar 1,09; Effective protection coefficient (EPC) sebesar 1,13; Profitability coefficient (PC) sebesar 1,08 dan Subsidy Ratio to Producers (SRP) sebesar 0,02. PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) Kebun Getas/Assinan mengeluarkan biaya input asing dan input domestik lebih tinggi dari harga seharusnya, tetapi kebebasan ekspor yang diberikan pemerintah memberikan kesempatan perusahaan untuk memperoleh penerimaan lebih besar sehingga keuntungannya pun lebih besar dari harga sebenarnya pad apasar persaingan sempurna. Secara keseluruhan, kebijakan pemerintah menguntungkan bagi pengusahaan kopi PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) Kebun Getas/Assinan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian > Agribisnis
    Depositing User: Noreka Destiana
    Date Deposited: 22 Aug 2013 14:47
    Last Modified: 22 Aug 2013 14:47
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/10342

    Actions (login required)

    View Item