PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN METODE INKUIRI TERBIMBING DAN INKUIRI TRAINING DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL DAN AKTIVITAS SISWA

Asminah, Dwi Retna (2010) PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN METODE INKUIRI TERBIMBING DAN INKUIRI TRAINING DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL DAN AKTIVITAS SISWA. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1014Kb)

    Abstract

    Dwi Retna Asminah. S830908117 “Pembelajaran Fisika dengan metode Inkuiri Terbimbing dan Inkuiri Training ditinjau dari Kemampuan Awal dan Aktivitas Siswa (Studi Kasus Pada Materi Fluida Statis Kelas XI SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2008-2009 ).” Tesis, : Program Studi Pendidikan Sains Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta, Januari 2010. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) perbedaan prestasi belajar antara siswa yang diajar dengan metode inkuiri terbimbing dan inkuiri training,(2) perbedaan prestasi belajar antara siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi dan rendah, (3) perbedaan prestasi belajar antara siswa yang memiliki aktivitas tinggi dan rendah,(4) interaksi antara metode dan kemampuan awal terhadap prestasi belajar, (5) interaksi antara metode dan aktivitas terhadap prestasi belajar, (6) interaksi antara kemampuan awal dan aktivitas terhadap prestasi belajar, (7) interaksi antara metode, kemampuan awal dan aktivitas terhadap prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi adalah siswa kelas XI SMA Negeri 7 Surakarta tahun pelajaran 2008/2009, sejumlah 3 kelas. Sampel penelitian ditentukan secara acak dengan teknik cluster random sampling terdiri dari dua kelas. Kelas eksperimen 1 menggunakan metode inkuiri terbimbing dan kelas eksperimen 2 menggunakan metode inkuiri training. Masing-masing kelas terdiri dari 40 siswa. Teknik pengumpulan data untuk prestasi belajar dan kemampuan awal menggunakan metode tes, aktivitas menggunakan metode angket. Uji hipotesis penelitian menggunakan anava tiga jalan sel tak sama dengan bantuan software minitab 15. Uji lanjut anava menggunakan uji Scheffe dengan bantuan software minitab 15.. Berdasarkan hasil pengolahan data disimpulkan: (1) ada perbedaan prestasi belajar antara siswa yang diajar dengan metode inkuiri terbimbing dan inkuiri training (pvalue=0,007), prestasi belajar dengan metode inkuiri terbimbing lebih baik dari metode inkuiri training, (2) ada perbedaan prestasi belajar antara siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi dan rendah (pvalue=0,017), siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi prestasi belajar lebih baik dari siswa yang memiliki kemampuan awal rendah, (3) ada perbedaan prestasi belajar antara siswa yang memiliki aktivitas tinggi dan rendah (pvalue=0,046), prestasi belajar siswa yang memiliki aktivitas tinggi lebih baik dari siswa yang memiliki aktivitas rendah (4) tidak ada interaksi antara media dan kemampuan awal terhadap prestasi belajar (pvalue=0,678), (5) tidak ada interaksi antara metode dan aktivitas terhadap prestasi belajar (pvalue=0,435), (6) tidak ada interaksi antara kemampuan awal dan aktivitas terhadap prestasi belajar (pvalue=0,633), (7) tidak ada interaksi metode, kemampuan awal dan aktivitas terhadap prestasi belajar. (pvalue=0,113)

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Sains
    Depositing User: BP Mahardika
    Date Deposited: 22 Aug 2013 00:24
    Last Modified: 22 Aug 2013 00:24
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/10320

    Actions (login required)

    View Item