Hubungan antara pemberian asi eksklusif dengan angka kejadian diare pada bayi umur 0-6 bulan di puskesmas gilingan kecamatan Banjarsari Surakarta

Wijayanti , Winda (2010) Hubungan antara pemberian asi eksklusif dengan angka kejadian diare pada bayi umur 0-6 bulan di puskesmas gilingan kecamatan Banjarsari Surakarta. Other thesis, UNS.

[img] PDF
Download (154Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Tujuan : ASI dapat memberi perlindungan kepada bayi melalui berbagai zat kekebalan yang dikandungnya. Diare masih merupakan salah satu penyakit utama pada bayi di Indonesia sampai saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI Eksklusif dengan angka kejadian diare pada bayi umur 0-6 bulan. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan potong lintang. Subyek penelitian adalah seluruh bayi yang berusia 0-6 bulan di Puskesmas Gilingan Kecamatan Banjarsari Surakarta dengan menggunakan total sampling. Subyek akan diklasifikasikan menjadi kelompok yang mendapat ASI Eksklusif dan tidak. Riwayat diare ditanyakan pada setiap orang tua bayi. Data dianalisis menggunakan Statistical Product and Service Solution (SPSS) 16 for Windows dengan uji statistik Chi Square. Hasil : Subyek penelitian berjumlah 60 bayi yang terdiri atas 30 bayi mendapatkan ASI Eksklusif yang terdiri dari 6 bayi mengalami diare dan 24 bayi tidak mengalami diare sedangkan 30 bayi tidak mendapatkan ASI Eksklusif yang terdiri dari 20 bayi mengalami diare dan 10 bayi tidak mengalami diare. Hasil signifikansi menghasilkan p<0,05 dengan nilai signifikan 0,000 yang berarti signifikan atau bermakna. Simpulan : Ada hubungan yang signifikan antara pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian diare. Kata Kunci : ASI Eksklusif - diare ABSTRACT Objective: ASI (Breast Milk) can provide protection to the baby through a variety of immune substances it contains. Diarrhea is still one of the major diseases in infants in Indonesia until today. This study aims to determine the relationship between exclusive breastfeeding with the incidence of diarrhea in infants aged 0-6 months. Methods: This was an analytic observational study with cross sectional approach. Subjects were all infants aged 0-6 months in Gilingan public health center, Banjarsari district, Surakarta, using total sampling. Subjects will be classified into group that had exclusive breast feeding and group that didn’t. History in diarrhea was asked to each baby’s parent. Data were analyzed using the Statistical Product and Service Solution (SPSS) 16 for Windows, with Chi square test. Results: The subjects consisted of 60 infants. 30 infants that received exclusive breastfeeding consists of 6 infants with diarrhea and 24 infants did not experience diarrhea, while 30 infants that did not receive exclusive breastfeeding is composed of 20 infants suffering from diarrhea and 10 infants did not experience diarrhea. Significant result is p <0.05 with a mean value of 0.000 which is significant or meaningful. Conclusion: There is a significant relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of diarrhea. ¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬__________________________________________________________________ Keywords: Exclusive Breastfeeding- Diarrhea

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
    Divisions: UNSPECIFIED
    Depositing User: Unnamed user with username anggit
    Date Deposited: 24 Nov 2010 21:52
    Last Modified: 24 Nov 2010 21:52
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/103

    Actions (login required)

    View Item