PENGARUH KEPUASAN KERJA PADA KOMITMEN ORGANISASIONAL DENGAN USIA DAN MASA KERJA SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI (STUDI PADA SMK KRISTEN 2 SURAKARTA)

Winarta, (2008) PENGARUH KEPUASAN KERJA PADA KOMITMEN ORGANISASIONAL DENGAN USIA DAN MASA KERJA SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI (STUDI PADA SMK KRISTEN 2 SURAKARTA). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (875Kb)

    Abstract

    Pada institusi pendidikan seperti SMK Kristen 2 Surakarta, dimana kontak antar karyawan relatif intensif terjadi , kepuasan kerja menjadi faktor penting dalam pencapaian tujuan organisasi , karena kepuasan kerja merupakan prediktor bagi terbentuknya perilaku positif dalam diri karyawan . Disamping itu dengan adanya kepuasan kerja yang tinggi , karyawan akan terus berupaya melakukan yang terbaik untuk sekolah sehingga terbentuk komitmen organisasional yang tinggi pula. Permasalahan yang menarik untuk diteliti dalam penelitian ini adalah (1) apakah terdapat pengaruh kepuasan kerja pada komitmen organisasional di SMK Kristen 2 Surakarta, (2) apakah terdapat perbedaan pengaruh kepuasan kerja pada komitmen organisasional di SMK Kristen 2 Surakarta ditinjau dari faktor usia muda dan usia tua, (3) apakah terdapat perbedaan pengaruh kepuasan kerja pada komitmen organisasional di SMK Kristen 2 Surakarta ditinjau dari faktor masa kerja baru dan masa kerja lama. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pengaruh kepuasan kerja pada komitmen organisasional di SMK Kristen 2 Surakarta, (2) perbedaan pengaruh kepuasan kerja pada komitmen organisasional di SMK Kristen 2 Surakarta ditinjau dari faktor usia muda dan usia tua, (3) pengaruh kepuasan kerja pada komitmen organisasional di SMK Kristen 2 Surakarta ditinjau dari faktor masa kerja baru dan masa kerja lama. Dengan menggunakan uji regresi , diperoleh hasil bahwa (1) Kepuasan kerja karyawan berpengaruh secara positif signifikan pada komitmen organisasional di SMK Kristen 2 Surakarta dengan taraf signifikansi 0,047 ( < 0,05). (2) berdasarkan hasil regresi diperoleh koefisien regresi kepuasan kerja usia muda sebesar 0,275 sedangkan hasil regresi usia tua diperoleh koefisien regresi – 0,145. Kemudian melalui uji beda koefisien regresi dihasilkan temuan bahwa nilai koefisien regresi untuk kepuasan kerja usia muda dan usia tua itu berbeda secara signifikan dengan nilai t sebesar 2,72464 ( > 1,980 ). (3) berdasarkan hasil regresi diperoleh koefisien regresi kepuasan kerja masa kerja baru sebesar 0,406 sedangkan hasil regresi masa kerja lama diperoleh koefisien regresi sebesar 0,062. Kemudian melalui uji beda koefisien regresi dihasilkan temuan bahwa nilai koefisien regresi untuk kepuasan masa kerja baru dan kepuasan masa kerja lama itu berbeda secara signifikan dengan nilai t sebesar 2, 00635 ( > 1,980 ). Berdasarkan penjumlahan skor-skor butir pertanyaan kuesioner diperoleh hasil bahwa pada umumnya para karyawan SMK Kristen 2 Surakarta cukup puas akan pekerjaannya dan cukup komit terhadap organisasi. Namun kepuasan kerja untuk usia tua yang dirasakan belum optimal sehingga pihak perusahaan harus memperhatikan faktor-faktor pembentuk kepuasan kerja usia tua agar karyawan lebih termotivasi dalam bekerja , dan mampu memberikan kontribusi yang terbaik untuk kepentingan organisasi melalui komitmen yang tinggi terhadap organisasi itu sendiri.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    L Education > L Education (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Magister Manajemen
    Depositing User: Athiyah
    Date Deposited: 22 Aug 2013 18:25
    Last Modified: 22 Aug 2013 18:25
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/10259

    Actions (login required)

    View Item