PROSES KOMUNIKASI DOKTER-PASIEN DALAM PELAKSANAAN HIV VOLUNTARY COUNSELING AND TESTING (VCT) Di RSUD TUGUREJO SEMARANG

Arumsari, Nugraheni and Slamet, Yulius and Setyanto, Eko (2013) PROSES KOMUNIKASI DOKTER-PASIEN DALAM PELAKSANAAN HIV VOLUNTARY COUNSELING AND TESTING (VCT) Di RSUD TUGUREJO SEMARANG. Jurnal Kajian Komunikasi dan Media Massa, 1 (1). pp. 1-8.

[img] PDF - Published Version
Download (277Kb)

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan secara mendalam proses komunikasi interpersonal antara dokter dan pasien dalam pelaksanaan HIV Voluntary Counseling and Testing (VCT) di RSUD Tugurejo Semarang, yang didalamnya seorang dokter atau konselor bertugas membagi informasi dan pengetahuan yang mereka miliki tentang hiv dan aids secara mendalam kepada pasien hiv dan aids, serta bagaimana cara dokter atau konselor memberikan dukungan moril yang dapat membangkitkan motivasi hidup pasien dengan suspect penyakit HIV / AIDS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian fenomenologi dan tipe penelitian yang digunakan deskriptif. Penelitian kualitatif ini diharapkan mampu menggambarkan secara faktual dan akurat mengenai fakta-fakta yang terjadi di dalamnya.Subjek dalam penelitian ini adalah dokter yang juga sebagai konselor program VCT di RSUD Tugurejo Semarang dan pasien dengan status Hiv Aids positif yang pernah melakukan proses konseling dengan dokter. Pengumpulan data dilakukan dengan jalan wawancara atau interview secara mendalam dengan dokter yang juga sebagai konselor program VCT di RSUD Tugurejo Semarang dan pasien dengan status Hiv Aids posihtif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saat seseorang divonis mengidap HIV, dia tidak memiliki pengetahuan dan informasi mengenai hal tersebut secara lengkap, serta mempunyai pemahaman yang salah tentang Hiv Aids itu sendiri. Membangun kedekatan dengan pasien hiv mutlak diperlukan agar suatu hubungan dapat tumbuh dan berkembang yang dilakukan dengan jalan menanamkan kepercayaan pada diri pasien Hiv kepada dokter/ konselor sampai timbul keterbukaan dalam proses komunikasi dalam pelaksanaan Hiv Voluntary Counseling and Testing antara dokter dan pasien, kemudian ditemukan penggunaan komunikasi antar pribadi yang pada akhirnya menimbulkan perasaan empati, keakraban dan keterbukaan antara dokter dan pasien. Tujuan akhir dalam program konseling Vct ini adalah agar pasien Hiv tersebut dapat mandiri dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri dan mempunyai motivasi dan semangat yang kuat untuk berjuang hidup. Kata Kunci: Konseling, HIV, AIDS, Proses Komunikasi.

    Item Type: Article
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Depositing User: Users 850 not found.
    Date Deposited: 08 Jul 2013 23:28
    Last Modified: 08 Jul 2013 23:28
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/1014

    Actions (login required)

    View Item