PROSES EKSEKUSI FILM IKLAN DI CINEMASPHERE FILM & VISUAL EFFECT PRODUCTIONS

CAHYASARI, ERYNE (2009) PROSES EKSEKUSI FILM IKLAN DI CINEMASPHERE FILM & VISUAL EFFECT PRODUCTIONS. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF
Download (475Kb)

    Abstract

    Industri periklanan merupakan salah satu bentuk ekonomi kreatif yang dapat memadukan ide, seni, dan teknologi. Dengan hadirnya iklan yang begitu pesat di berbagai media merupakan bukti bahwa industri periklanan masih bisa mempertahankan eksistensinya, meskipun krisis global mengguncang banyak perusahaan untuk memangkas dana untuk anggaran beriklan. Dengan beriklan, perusahaan dapat memperkenalkan produknya melalui media. Disini media berperan sebagai jendela yang menghubungkan antara perusahaan dan masyarakat. Setiap media tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan masing – masing. Misalnya surat kabar atau majalah, media ini efektif bagi kalangan masyarakat yang berlangganan saja. Sedangkan media radio hanya mengandalkan audio saja untuk menyampaikan pesan. Bahkan iklan online lewat media internet yang semakin marak dewasa ini belum memenuhi efektivitas, karena banyak masyarakat kita belum menguasai teknologi ini. Dan televisi merupakan media promosi dan komunikasi yang paling efektif di banding media promosi lainnya. Iklan yang ditayangkan melalui televisi mampu menjangkau masyarakat luas dengan kekuatan audiovisual sehingga pesan komunikasi dapat tersampaikan secara optimal. Iklan televisi atau biasa disebut film iklan mempunyai durasi 15 detik, 30 detik bahkan 60 detik sesuai permintaan dan kebutuhan perusahaan pengiklan. Film iklan dipandang lebih efektif apabila disajikan dalam kemasan yang praktis, yang didalamnya terdapat alur cerita dan desain menarik juga dinamis sehingga mampu menarik perhatian masyarakat untuk membeli produk yang diiklankan. Banyak faktor pendukung untuk membuat film iklan tersebut, antara lain faktor kreatifitas yang membuat alur cerita tidak monoton dan faktor imaginatif yang membuat dimana ketidakmungkinan dapat terjadi dengan dibantu teknologi yang semakin canggih. Sejalan dengan kekuatan tersebut, dibutuhkan adanya korelasi yang baik antara advertising agency sebagai penggagas ide dan production house sebagai eksekutor proses kreatif secara teknis dalam memproduksi film iklan. Dan disetujui atau tidaknya film iklan yang akan dibuat tergantung keputusan dari client sebagai pihak atau perusahaan yang akan mengiklankan produknya. Disinilah peran production house sangat menentukan proses eksekusi konsep kreatif yang diusung oleh advertising agency. Tanpa eksekusi yang baik serta didukung teknologi yang canggih, ide kreatif yang akan disampaikan tidak dapat terealisasi dengan baik. Untuk mengetahui proses eksekusi dibalik suksesnya film iklan, penulis melaksanakan Kuliah Kerja Media (KKM) di Cinemasphere Film & Visual Effect Productions sebagai Production House dan Post Production yang bergerak di bidang film iklan. Disini penulis dapat mengetahui proses eksekusi pembuatan film iklan dari tahap awal pra produksi, produksi dan paska produksi.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > D3 - Komunikasi Terapan
    Depositing User: Miftahful Purnanda Puspasari
    Date Deposited: 19 Aug 2013 20:42
    Last Modified: 19 Aug 2013 20:42
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/10008

    Actions (login required)

    View Item