MEKANISME PENGARSIPAN DI SUB BAGIAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PADA BAGIAN DIKLIT RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA

HANDAYANI, SRI (2010) MEKANISME PENGARSIPAN DI SUB BAGIAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PADA BAGIAN DIKLIT RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (791Kb)

    Abstract

    Arsip merupakan sumber informasi ”pusat ingatan" dan sumber sejarah perlu dikelola dengan baik agar dapat memperlancar seluruh kegiatan dan proses pekerjaan kantor yang berhasil dan berdaya guna. Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta dokumendokumen pokok karyawan adalah pondasi utama dalam pelaksanaan kegiatan pelayanan. Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mekanisme pengarsipan bagian diklit di RSUD Dr. Moewardi Surakarta Pedoman dalam penanganan arsip, yaitu kegiatan/ prosedur kearsipan, penataan ruang kearsipan, penggunaan fasilitas kearsipan dan penataan pegawai. Prosedur kearsipan meliputi penerimaan, pencatatan, penyimpanan, penggunaan, pemeliharaan, penyusutan, dan pemusnahan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu mendiskripsikan, memaparkan, menganalisis sejumlah data yang ada di bagian Personalia di RSUD Dr. Moewardi Surakarta, yang didukung dengan data-data yang diperoleh dari observasi langsung dilapangan praktek kerja dengan mendokumentasikan data-data yang diambil. Analisis data dalam penelitian ini, yaitu data yang telah diperoleh selanjutnya diolah dan dianalisis dengan metode deskriptif, yaitu dilakukan dengan menyusun data-data yang telah dikumpulkan kemudian membuat klasifikasi dan menetapkan standar serta kedudukan unsur-unsur satu dengan yang lain, sehingga dapat dianalisa dan diinterprestasikan. (Sutopo.2002). Tata Kearsipan pada Bagian Diklit dikelola oleh pegawai khusus, terutama pada dokumen-dokumen karyawan. Pencatatan dokumen masuk dan keluar menggunakan komputer dan buku register/agenda. Penyimpanan arsip menggunakan asas kombinasi, yaitu antara arsip penting dan berharga disimpan ditempat tersendiri, sedangkan arsiparsip lainnya disimpan dimasing-masing unit kerja. Penataan dokumen berdasarkan pola klasifikasi angka. Peminjaman dokumen harus disertai dengan pengisian buku pinjaman. Pemeliharaan dilakukan pada pemeliharaan fisik dokumen dan ruangannya. Penyusutan dilakukan dengan 2 (dua) cara, yaitu pemindahan dan pemusnahan, hal ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan arsip dirak arsip. Fasilitas kearsipan yang ada meliputi alat penerimaan surat atau dokumen, alat penyimpanan arsip atau dokumen dan alat korespondensi. Tata ruang arsip dibagian tersebut telah diperhatikan dengan baik. Petugas yang menangani dokumen-dokumen sudah memenuhi syarat sebagai petugas kearsipan yang baik.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    Divisions: Fakultas Ekonomi > D3 - Akuntansi
    Depositing User: Vera Suryaningsih
    Date Deposited: 24 Jul 2013 09:37
    Last Modified: 24 Jul 2013 09:37
    URI: http://eprints.uns.ac.id/id/eprint/8850

    Actions (login required)

    View Item