ANALISIS PENGARUH TINGKAT INFLASI, TINGKAT SUKU BUNGA, NILAI TUKAR RUPIAH, JUMLAH UANG BEREDAR, DAN PRODUKSI INDUSTRI TERHADAP HARGA SAHAM BLUE CHIP STUDI PADA BURSA EFEK INDONESIA PADA TAHUN 2005-2009

S., LINDA MAYASARI (2011) ANALISIS PENGARUH TINGKAT INFLASI, TINGKAT SUKU BUNGA, NILAI TUKAR RUPIAH, JUMLAH UANG BEREDAR, DAN PRODUKSI INDUSTRI TERHADAP HARGA SAHAM BLUE CHIP STUDI PADA BURSA EFEK INDONESIA PADA TAHUN 2005-2009. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1282Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel makroekonomi yaitu tingkat inflasi, tingkat suku bunga, nilai tukar rupiah, jumlah uang beredar dan produksi industri terhadap harga saham blue chip. Tingkat inflasi diproksikan dengan perubahan tingkat inflasi bulanan dalam persen sedangkan tingkat suku bunga menggunakan suku bunga SBI bulanan. Dalam penelitian ini nilai tukar rupiah menggunakan kurs tukar tengah yang dikeluarkan bank Indonesia setiap akhir bulan dan jumlah uang beredar menggunakan jumlah uang beredar dalam arti luas (M2) dan produksi industri menggunakan pertumbuhan indeks produksi industri. Hipotesis yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah (1) tingkat inflasi berpengaruh negatif terhadap harga saham (2) tingkat suku bunga berpengaruh negatif terhadap harga saham, (3) nilai tukar rupiah berpengaruh negatif terhadap harga saham (4) jumlah uang beredar berpengaruh positif terhadap harga saham dan (5) produksi industri berpengaruh positif terhadap harga saham. Sampel perusahaan diambil dari perusahaan yang dikelompokkan dalam kategori Indeks LQ-45 dan berturut-turut termasuk dalam kategori tersebut selama Januari 2005 sampai dengan bulan Desember 2009. Alasan dipilihnya Indeks LQ- 45 dalam penelitian ini adalah karena Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencakup semua saham perusahaan yang diperdagangkan, sebagian besar ternyata sahamnya kurang aktif diperdagangkan,. Sehingga indeks tersebut dianggap kurang tepat sebagai indikator kegiatan pasar modal. Dari pengambilan sampel tersebut diketahui 14 perusahaan berturut-turut masuk ke dalam LQ-45 kemudian diambil harga saham closing price masing-masing perusahaan dan dirata-rata untuk dijadikan harga saham blue chip per bulan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda dengan prosedur OLS (Ordinary Least Square) dimana harga saham sebagai variabel dependen, dan variabel tingkat inflasi, suku bunga, nilai tukar rupiah, jumlah uang beredar dan produksi industri sebagai variabel independen. Hasil pengujian menunjukan bahwa harga saham blue chip secara bersama-sama dipengaruhi tingkat inflasi, tingkat suku bunga, nilai tukar rupiah, jumlah uang beredar dan produksi industri. Dari uji t-test dapat diketahui hanya variabel nilai tukar rupiah yang berpengaruh signifikan terhadap harga saham blue chip.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
    H Social Sciences > HJ Public Finance
    Divisions: Fakultas Ekonomi > Manajemen
    Depositing User: Nur Anisah
    Date Deposited: 18 Jul 2013 11:46
    Last Modified: 18 Jul 2013 11:46
    URI: http://eprints.uns.ac.id/id/eprint/6752

    Actions (login required)

    View Item