KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PERENCANAAN SUNGAI JINGAH WATERFRONT DI BANJARMASIN DENGAN PENGEMBANGAN POTENSI ALAM

NISSA, CHAIRUN (2007) KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PERENCANAAN SUNGAI JINGAH WATERFRONT DI BANJARMASIN DENGAN PENGEMBANGAN POTENSI ALAM. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (3069Kb)

    Abstract

    Perencanaan Sungai Jingah Waterfront di Banjarmasin dengan Pengembangan Potensi Alam. Arti kata: Pengembangan : proses/cara/perbuatan mengembangkan Mengembangkan : membuka lebar-lebar atau membentangkan, menjadikan besar atau menjadikan maju Pengembangan merupakan suatu usaha atau proses kegiatan untuk menjadi lebih maju atau lebih berkembang daripada sebelumnya. Pengertian Judul : Sungai merupakan jalan air alami. Laluan air melalui sungai merupakan cara biasa air hujan yang turun di daratan untuk mengalir ke laut atau takungan air yang besar seperti danau. Sungai terdiri dari beberapa bagian, bermula dari mata air yang mengalir ke anak sungai. Beberapa anak sungai akan bergabung untuk membentuk sungai utama. Aliran air biasanya berbatasan dengan kepada saluran xiv dengan dasar dan tebing di sebelah kiri dan kanan. Penghujung sungai dimana sungai bertemu laut dikenali sebagai muara sungai.1 Sungai Jingah adalah salah satu kelurahan di Kecamatan Banjarmasin Utara, Banjarmasin yang termasuk dalam BWK Khusus pada RUTRK 2001-20112. Kawasan Waterfront sebagai area pertemuan antara daratan dan perairan (Ir. Hendro Pranoto Susilo, MPw. Dan Ir. Totok Priyanto ). Waterfront menurut A.S Hornby juga pertemuan antara darat dan sisi perairan, bagian dari kota yang berbatasan dengan laut, danau, sungai (dalam konteks ini riverfront) dan sejenisnya3. Banjarmasin adalah ibukota propinsi Kalimantan Selatan, yang juga merupakan kota yang sebagian besar dilalui oleh sungai. Konsep alam sebagai dasar perencanaan tidak hanya pada penyelesaian dengan desain fisik tetapi juga pada desain kawasan dengan meminimalkan perusakan lingkungan, sehingga yang terjadi kemudian adalah keseimbangan antara kondisi lingkungan sebelum dibangun dan setelah dibagun. Hal ini diperlukan mengingat lokasi di Kel. Sungai Jingah difungsikan sebagai daerah respan air bagi wilayah Banjar Utara, sehingga diharapkan segala pembangunan disana tidaka akan mengubah iklim secara makro. “Perencanaan Sungai Jingah Waterfront di Banjarmasin dengan Pengembangan Potensi Alam” merupakan perencanaan bentuk konsepsi transisional antara bangunan dan kawasan (building-district) yang bertujuan untuk mengembangkan potensi alam Sungai Jingah sebagai wadah pemenuhan kebutuhan penyegaran kembali daya kreasi manusia dengan berinteraksi sosial bagi masyarakat kota Banjarmasin pada kesatuan wadah fisik, lingkungan binaan dalam desain fungsi rekreasi yang berkarakter semangat remaja.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering
    Divisions: Fakultas Teknik > Arsitektur
    Depositing User: Athiyah
    Date Deposited: 16 Jul 2013 11:21
    Last Modified: 16 Jul 2013 11:21
    URI: http://eprints.uns.ac.id/id/eprint/5378

    Actions (login required)

    View Item