Aplikasi Metoda Resistivitas Untuk Identifikasi Litologi Batuan Sebagai Studi Awal Kegiatan Pembangunan Pondasi Gedung

Syamsurizal, and Cari, and Darsono, (2013) Aplikasi Metoda Resistivitas Untuk Identifikasi Litologi Batuan Sebagai Studi Awal Kegiatan Pembangunan Pondasi Gedung. Indonesian Journal of Applied Physics, 3 (1). pp. 1-8. ISSN 2089 – 0133

[img] PDF - Published Version
Download (401Kb)

    Abstract

    ABSTRACT Application of geoelectrical resistivity method has been made for civil engineering application using Schlumberger configuration as part of preliminary studies in designing building foundation plan. The geoelectric investigation was conducted at the Sari Petojo land, covering an area of ± 4500 m2, at the roundabout Purwosari, Laweyan District, Surakarta, Central Java. The geoelectric measurements were performed using OYO McOhm Model 2119C E1 at three points, namely TSP1, TSP2, and TSP3. Processing and interpretation of the data are conducted using software PROGRESS Ver. 3.0. The interpreation results reveal that beneath TSP1 there are 7 layers of rock vary between 0 - 90 m depth. The resistivity value ρ varies between 2,73 – 1935,68 Ω.m contained within layer thicknesses that vary from 2 to 40 m. There are 10 layers detected beneath TSP2 from the surface down to 20 m, whereas ρ varies from 0,53 to 132,85 Ω.m whose thicknesses range from 0,5 to 10 m. Beneath TSP3, there are 12 layers at depths of 0 – 50 m, where ρ varies between 0,18 – 377,63 Ω.m. By using a conversion table of resistivity and rock materials, lithology identification at TSP1 yields that the layers are dominated by wet clay, sand tuff, and sedimentary rocks. TSP2 is dominated by layers of sand-clay, dry clay, and sedimentary rocks. TSP3 is dominated layers of dry sandy loam soil, sediment, and dry sandy soil. Key words: foundation, lithology, resistivity method, Schlumberger configuration ABSTRAK Penerapan geolistrik telah dilakukan untuk kegiatan dibidang teknik sipil dengan menggunakan metode resistivitas konfigurasi Schlumberger sebagai bagian studi awal kegiatan pembanguan pondasi gedung bertingkat. Kegiatan investigasi dilakukan di areal terbuka tanah Sari Petojo, luas ± 4500 m2 , di Bunderan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah. Pengukuran Geolistrik dilakukan dengan menggunakan seperangkat alat OYO model McOhm E1 2119C pada tiga titik, yaitu TSP1, TSP2, dan TSP3. Proses pengolahan dan analisis serta interpretasi data dilakukan dengan menggunakan software PROGRESS Ver. 3.0. Dari hasil proses, analisis dan interpretasi data, diperoleh : TSP1 terdeteksi 7 lapisan batuan tersebar pada kedalaman 0 – 90 m, dengan sebaran harga ρ antara 2,73 – 1935,68 Ω.m, dan ketebalan lapisan dari 2 – 40 m. TSP2 : 10 lapisan tersebar pada kedalaman dari permukaan hingga 20 m, dengan sebaran harga ρ antara 0,53 – 132,85 Ω.m, ketebalan lapisan antara 0,5 – 10 m. Dan TSP3 terdeteksi 12 lapisan tersebar pada kedalaman dari permukaan hingga 50 m dengan sebaran harga ρ antara 0,18 – 377,63 Ω.m. Dengan menggunakan tabel konversi resistivitas batuan, di identifikasi litologi batuan pada : TSP1 didominasi oleh lapisan lempung basah, Pasir Tufan, batuan sedimen. TSP2 didominasi oleh lapisan pasir lempungan, lempung kering dan batuan sedimen. TSP3 didominasi lapisan : tanah lempung berpasir kering, batuan sedimen dan tanah berpasir kering. Kata Kunci : Pondasi, litologi, metode resistivitas, konfigurasi Schlumberger

    Item Type: Article
    Uncontrolled Keywords: foundation, lithology, resistivity method, Schlumberger configuration Pondasi, litologi, metode resistivitas, konfigurasi Schlumberger
    Subjects: Q Science > QC Physics
    T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Fisika
    Depositing User: Fairly Okta'mal
    Date Deposited: 09 Jul 2013 05:41
    Last Modified: 09 Jul 2013 05:41
    URI: http://eprints.uns.ac.id/id/eprint/1526

    Actions (login required)

    View Item